Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.

    Tulisan Terbaru

    Buku Bagus

    Menunggu Laki-laki Ideal yang Tak Kunjung Datang atau Menerima Laki-laki Apa Adanya?

    Bagaimana jika sampai usia yang sudah beranjak tua (30 tahun lebih) tetapi calon yang ideal tidak kunjung datang? Calon yang ada dan mau hanyalah seseorang yang jauh dari sempurna. Ia tidak rajin beribadah, melakukan kemaksiatan-kemaksiatan, dan lain sebagainya. Bagaimana sikap yang baik? Menunggu calon yang ideal atau menerima calon yang apa adanya?
    Menyikapi hal tersebut, perlu dilihat dulu. Tidak ideal itu dari sisi apa? Jika dari sisi agama, maka sebaiknya jangan diterima. Tetapi jika dari sisi lainnya, maka bisa saja diterima.

    Bela Sungkawa Syahidnya Musthafa Khayal


    Maktab I’lami
    Pusat
    No : 003/1436
    Selasa, 25 Muharram 1436 H – 18 November 2014 M
    ﴿مِنَ الْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ فَمِنْهُمْ مَنْ قَضَى نَحْبَهُ وَمِنْهُمْ مَنْ يَنْتَظِرُ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلًا﴾
    “Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak merubah (janjinya).” (TQS al-Ahzab [33]: 23)

    Mengapa Bisnis Harus Sesuai Syariah?

    Oleh : Fauzan al Banjari
    Sahabat Shariapreneur yang dirahmati Allah, mungkin pernah menemui pertanyaan mendasar berikut; Mengapa bisnis harus sesuai syari’ah? Maka jawabnya paling tidak karena 3 alasan berikut (tentu anda juga boleh menambahkan alasan lainnya);
    Pertama, karena bisnis syari’ah adalah bisnis yang menjunjung tinggi nilai-nilai universal yang mulia. Mengedepankan kejujuran, keadilan, jauh dari perkara tipu muslihat, kepura-puraan dan kezaliman. Ini adalah nilai-nilai universal yang sangat diinginkan oleh setiap manusia dalam kehidupannya. Dan syari’ah telah memberikan seperangkat aturan yang lengkap agar semua nilai tersebut bisa direalisasikan dalam kehidupan.

    ISIS Murders Abu Bakr Mustafa Khayal, Member of Hizb ut-Tahrir



    مِنَ الْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ فَمِنْهُمْ مَنْ قَضَى نَحْبَهُ وَمِنْهُمْ مَنْ يَنْتَظِرُ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلًا
    "Among the believers there are men who have been true to the contract they made with Allah. Some of them have fulfilled their pact by death and some are still waiting to do so, not having changed in any way at all."
    (Al-Ahzab: 23)
    The Baghdadi organization on this day of Tuesday, amidst the last ten days of Muharram Al Haram, called upon the family of the innocent and pious man Abu Bakr Mustafa Khayal. They were informed by ISIS that they have executed their son and they asked his family to come and collect his belongings. ISIS murdered a pure soul for nothing except that he said the word of Haqq (truth) without ISIS feeling ashamed before Allah سبحانه وتعالى, His Prophet صلى الله عليه وسلم, and the believers, but rather they were ashamed before the people if the person's belongings were to be found with them so they were given to his family. They do not fear Allah سبحانه وتعالى in shedding innocent blood, as the Prophet of Allah صلى الله عليه وسلم said:
    «لَزَوَالُ الدُّنْيَا أَهْوَنُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ قَتْلِ رَجُلٍ مُسْلِمٍ»
    "The demise of the world is less significant to Allah than the killing of a Muslim man".

    Wilayah Suriah: Penghargaan untuk Syuhada – Insya Allah – Mustafa Khayal

    Penghargaan untuk Syuhada – Insya Allah – Mustafa Khayal (Abu Bakar), singa dari singa-singa Hizbut Tahrir yang telah dibunuh oleh tangan tandzim al Baghdadi , semoga Allah SWT membalas mereka dengan balasan yang layak.
    Darul Islam, 27 Muharram 1436 H – 20 November 2014 M



    Album Foto dan Video Mahasiswa HTI Yogyakarta Masirah Tolak Kenaikan Harga BBM

    Ratusan mahasiswa HTI dari berbagai kampus di Yogyakarta menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM. Aksi silaksanakan pada Jumat, 21 November 2014 pukul 09.00. Start di depan Masjid Syuhada, kemudian longmarch menuju Kantor DPRD DIY.

    Ratusan Mahasiswa HTI Yogyakarta kembali Demo Menolak Kenaikan Harga BBM

    Kota Yogyakarta kembali diguncang aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM. Hari ini ada aksi demonstrasi lagi yang digelar mahasiswa HTI se-DIY. Dalam aksi yang dilaksanakan pada Jumat, 21 November 2014 pk. 09.00 ini, para mahasiswa mendorong mobil angkutan. Sementara itu para mahasiswi membawa berbagai peralatan dapur sebagai simbol dapur yang sulit mengepul karena naiknya harga barang-barang lain sebagai dampak kenaikan harga BBM. Aksi ini dimulai dari depan Masjid Syuhada, Yogyakarta, kemudian longmarch menuju Kantor DPRD DIY untuk melakukan audiensi.

     

    Jumlah Pengunjung

    Support : Informasi Bisnis Internet | Farid Ma’ruf FB | Farid Ma’ruf Twitter
    No Copyright © 2013. Syariah Publications - All Rights Reserved
    Isi situs ini silakan disebarluaskan dengan mencantumkan sumber aslinya Syariah Publications
    Hak Cipta Hanya Milik Allah. Situs ini adalah backup dari Situs Utama.