Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.

    Tulisan Terbaru

    Buku Bagus

    Arti dari Pernyataan Bahwa “Rasulullah Tidak Melakukan Istikhlaf”

    Sebagian umat Islam menolak perjuangan penegakan khilafah dengan alasan Umar bin Khattab pun ketika diminta menunjuk khalifah (pengganti), beliau menolak. Alasannya adalah hadits nabi yang juga tidak menunjuk khalifah.
    Apakah pemahaman seperti itu benar? Kita simak penjelasan Ustadz Choirul Anam berikut ini.

    HTI: Kami Berbeda dengan Syiah Secara Ushul dan Furu’


    Pengurus Pusat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengatakan, organisasinya memiliki perbedaan dengan Syiah baik secara ushul (masalah pokok) maupun furu’ (masalah cabang).
    Pernyataan ini disampaikan juru bicara HTI, Ir. Ismail Yusanto, dalam pertemuan dengan Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Pusat di Jakarta pada hari Jumat (24/04/2015) pagi.
    “Akhir-akhir ini begitu banyak tuduhan pada HTI yang bertubi-tubi dari berbagai pihak, terutama media, maka HTI tidak merespon dengan maksimal karena hanya menghabiskan tenaga. Kami mengajak umat, untuk menyadari adanya pembusukan, “ ungkap Ismail Yusanto.

    HTI: Jadikan Islam Landasan Penyelesaian Persoalan Bangsa


    Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto mengatakan, sudah saatnya pemerintah Indonesia menjadikan Islam sebagai landasan menjawab semua persoalan bangsa. Landasan itu dimulai dengan kembali pada syariat Islam dan menegakkan sistem kilafah di Indonesia

    “Selama ini sistem sosialis komunis sudah jelas gagal. Sekulerisme dalam berbagai bentuk juga gagal. Ini saatnya kita kembali kepada kilafah dan menerapkan sesuai syariat Islam untuk menjawab semua persoalan kita,” kata Ismail dalam diskusi dengan dewan redaksi Republika, Kamis (23/4).

    Peringati Momentum Rajab, HTI Gelar Pawai Akbar di 34 Kota


    Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) akan melakukan rangkaian pawai akbar di 34 Kota di Indonesia sebagai even tahunan untuk memperingati momentum bulan Rajab. Sebab, peringatan peristiwa jatuhnya kekuasaan Islam yaitu Kilafah Turki Usmani pada 3 Maret 1924 Masehi atau 28 Rajab 1342 Hijriah.

    Juru Bicara HTI Ismail Yusanto mengatakan, mereka akan melaksanakan even ini mulai sejak 10-30 Mei nanti. Tema yang diusung dalam gelaran ini adalah ‘Bersama Umat Dekatkan Kilafah'.

    Bahtsul Masail: Mendirikan Khilafah Hukumnya Wajib

    Oleh : K.H. Muhammad Ihsan Abdul Djalil

    Hari Ahad (15/3) yang lalu, saya menghadiri kegiatan Multaqa Ulama, bertempat di Asrama Haji, Surabaya. Acara ini diikuti 92 ulama / kyai dari beberapa kota di Jawa Timur. Saya datang bersama Ketua DPP HTI, Ustadz Rokhmat S. Labib, dan jajaran pengurus HTI di Jatim.
    Yang menarik dari acara ini adalah diskusinya berlangsung sangat gayeng. Saya sungguh menikmati kalimat demi kalimat yang yang keluar dari lisan para ulama mukhlis yang hadir.
    Kyai Sukri, peserta dari Jember, sharing informasi kegiatan Bahtsul Masail yang baru saja berlangsung, dan salah satu bahasannya tentang hukum mendirikan khilafah.

    Hukum Mencaci Maki Sahabat Nabi SAW

    Tanya :
    Ustadz, apa hukumnya mencaci maki sahabat Nabi SAW, seperti yang tercantum dalam kitab sebagian golongan Syiah, yaitu Syiah Itsna ‘Asyariyah (Rafidhah)? Apakah muslim yang mencaci maki sahabat Nabi SAW itu dikafirkan atau tidak? (Hamba Allah, Jakarta).

    Hizbut Tahrir Aliran Sesat?

    Kesesatan Hizbut Tahrir banyak ditulis dalam artikel di internet ataupun disampaikan orang. Sebagian lagi menyebut Hizbut Tahrir radikal. Sayangnya, pihak penuduh belum tentu memahami fakta yang dituduh.
    Terkait dengan tuduhan tersebut, ada nasihat bagus dari Ustadz Felix Siauw; ustadz terkenal di kalangan anak muda; beliau keturunan Cina yang masuk Islam setelah sebelumnya menganut agama lain.
    Berikut ini nasihat beliau yang dipublish di akun FB-nya :
     

    Jumlah Pengunjung

    Support : Informasi Bisnis Internet | Farid Ma’ruf FB | Farid Ma’ruf Twitter
    No Copyright © 2013. Syariah Publications - All Rights Reserved
    Isi situs ini silakan disebarluaskan dengan mencantumkan sumber aslinya Syariah Publications
    Hak Cipta Hanya Milik Allah. Situs ini adalah backup dari Situs Utama.